TRADISI TASYAKURAN 7 BULANAN IBU HAMIL DI DESA CURAHPETUNG DIKEMAS PENUH KHIDMAT DAN KEBERSAMAAN
- May 02, 2026
- IMRON ROSADI
Curahpetung – Warga Desa Curahpetung, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang masih melestarikan tradisi tasyakuran 7 bulanan atau yang dikenal dengan istilah _mitoni_ bagi ibu hamil. Acara ini digelar sebagai wujud syukur kepada Allah SWT atas karunia kehamilan yang telah memasuki usia tujuh bulan.
Rangkaian acara tasyakuran dikemas secara religius dan penuh kekeluargaan. Kegiatan diawali dengan pembacaan tawasul kepada para nabi, wali, dan leluhur. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surah Yasin secara berjamaah yang dipimpin oleh tokoh agama setempat.
Suasana semakin khidmat saat lantunan sholawat Nabi Muhammad SAW dikumandangkan oleh seluruh hadirin. Puncak acara diisi dengan doa bersama yang dipanjatkan khusus untuk keselamatan ibu dan calon bayi, memohon agar diberi kesehatan, kelancaran dalam persalinan, serta menjadi anak yang saleh dan berbakti.
Kepala Desa Curahpetung yang turut hadir menyampaikan bahwa tradisi ini bukan sekadar seremonial, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga.
"Tradisi tasyakuran 7 bulanan ini nilai gotong royongnya masih sangat kuat. Warga saling membantu dari persiapan sampai acara selesai. Ini kekayaan budaya yang harus kita jaga," ujarnya.
Acara ditutup dengan ramah tamah dan sodaqoh makanan. Tuan rumah menyajikan hidangan khas seperti nasi tumpeng, jajanan pasar, dan aneka buah kepada seluruh tamu undangan sebagai wujud rasa syukur dan berbagi rezeki.
Tradisi _mitoni_ di Desa Curahpetung ini diharapkan terus lestari sebagai warisan budaya sekaligus penguat nilai religius dan sosial di tengah masyarakat.